Ngaji Bareng Cak Nun Menjadi Manusia

Post a Comment
belajar menjadi manusia sebelum menjadi mulsim
Menjadi manusia kemudian jadi muslim salah satu bab yang ada di buku Cak Nun Hidup itu Harus Pintar Ngegas & Ngerem. Buku yang berisikan nasihat-nasihat kearifan selama Cak Nun memberikan ceramah kepada jamaahnya. Meski isi materinya kadang saya tidak paham, karena tidak berurutan tapi pemikirannya bagus dalam memaknai sesuatu.

Tulisan ini adalah rangkuman pemahaman pada bab ini. Manusia sebelum muslim ini memahamkan kepada kita bahwa harus memiliki sifat-sifat manusia yang pada dasarnya sudah baik. Sifat baik ini yang akan membawa kita menyadari bahwa untuk bersikap pada orang yang berbeda keyakinan bisa dengan secara manusia. Bukan menghindarinya atau menghinanya atas dasar agama.

Menjadi Manusia Penciptaan dan Sifat


Manusia diciptakan oleh Allah SWT. dari semua unsur yang ada di alam. Manusia menjadi makhluk utama, ahsani taqwim. Makhluk yang diberikannya otak dan akal untuk memilih. Sedangkan makhluk lainnya yang hanya ada otaknya tidak bisa memilih. Hewan dipaksa taat pada Allah, sedangkan manusia punya pilihan.

Jika ia memilih menjadi taat pada Allah, ia bisa melebihi malaikat. Jika ia memilih untuk mengingkari Allah, ia bisa lebih hina dari hewan. Manusia itu punya sifat serakah, kalau tidak dibatasi dengan aturan Allah maka akan menjadi bumerang bagi dirinya. Makanya jangan heran jika ada manusia yang memimpin negara tapi perilakunya lebih rendah dari hewan. Karena ia telah hilang sifat manusianya apalagi sifat muslimnya. Tidak ada.

Pilihan hidup manusia ini katalisatornya adalah iblis. Iblis ditugaskan Allah untuk menguji keyakinan manusia akan akhirat-Nya. Jadi sebagai manusia tidak perlu menyalahkan iblis karena memilih jalan salah. Itu salahnya kita mengikutinya. Lah iblis menjadi penguji saja sebagai bentuk kepatuhannya kepada Allah.

Jadi kalau kita melakukan kesalahan jangan salahkan iblis. Salahkan diri sendiri yang tergoda dengan bujuk rayuan iblis. Karena tidak ada makhluk Allah yang melawan aturannya. Bekal otak dan akal dari Allah ini digunakan untuk memilih hal-hal yang sesuai aturan Allah. Digunakan untuk memahami ayat-ayat-Nya Allah.

Islam sudah ada sejak manusia diciptakan yaitu Nabi Adam. Islam pun sudah ada di dalam diri manusia itu sendiri. Untuk mempelajari Islam Allah berikan buku panduannya berupa Al-Qur’an melalui Nabi Muhammad SAW.

Urutan menjadi seorang muslim yaitu makhluk-insan-abdullah-khalifatullah. Makhluk itu sama dengan makhluk ciptaan Allah lainnya, bedanya kita diberikan otak dan akan yang menjadikan kita sebagai insan. Setelah menjadi insan, mengetahui siapa dirinya maka tingkatan selanjutnya berhubungan dengan Allah yaitu abdullah. Sebagai hamba Allah yang setia untuk mengabdi. Tidak cukup hanya beribadah Allah memberikan tugas amanah kepada abdullah maka disebut khalifatullah.

Seperti apa muslim yang belum lulus manusianya. Ia akan melakukan kejahatan mengatasnamakan Islam. Memperbolehkan untuk menyakiti atau merusak orang lain atas nama Islam. Padahal demi kemanusian saja tidak akan tega melakukan itu. Jadi lulus dulu menjadi manusia agar menjadi muslim yang mulia.

Menjadi manusia sebelum muslim agar tidak ada lagi melakukan kejahatan atas nama Islam. Islam itu agama yang mengayomi dan memberikan rahmatan lil’alamin. Semoga kita tidak terpaku hanya karena muslim bisa melakukan segala hal pada keyakinan lain.

Terima kasih sudah berkunjung.
Viandri
Seorang perempuan yang menikmati perjalanan. Suka berpergian sendiri. Selalu percaya bahwa Sang Pencipta tidak pernah meninggalkan sendirian.

Related Posts

Post a Comment

Follow by Email