JurnalViandry

Harapan Tahun Baru Kedua di Kota Mataram

Post a Comment
Harapan Tahun Baru Kedua di Kota Mataram

Harapan tahun baru yang kedua kali di kota Mataram. Meski sudah merasakan momen tahun baru kedua bukan berarti sudah dua tahun pula aku tinggal di sini. Belum genap dua tahun, karena perpindahanku di akhir tahun jadi cepat ketemu awal tahun hehe.

Aku bukanlah orang yang ikut-ikutan merayakan tahun baru. Seingat aku di malam tahun baru kadang masih ada rapat, menikmati tontonan tv, di perjalanan pulang atau tidur saja. Tidak ada yang spesial. Tahun baru pertama di sini menurutku sepi tak ada hal yang aneh. Jadi aku memilih tidur.

Ada yang berbeda di tahun baru kedua ini. Alhamdulillah aku memiliki teman yang mendukungku. Jadi diajaklah bakar ikan bareng teman-temannya. Agendanya pun hanya bakar ikan dan memakannya saja. Tidak ada yang menarik bukan.

Kemudian perjalanan pulang ke tempat tinggal banyak sekali orang duduk di pinggir jalan menjelang pergantian tahun baru. Tempat makan di pinggir jalan pun penuh dengan pengunjung. Terutama jalan Udayana tempat aku sering olahraga. Penuh sampai tengah malam. Aku setelah bebakaran langsung pulang. Langsung mengejar deadline tugas harian hehehe. Sungguh tidak terpengaruh hiruk pikuk malam tahun baru.

Hari pertama di tahun 2021 pun biasa saja. Tapi aku diajak jalan-jalan oleh seorang teman untuk menikmati senja di salah satu pantai di Lombok. Sayangnya ini pun tidak sampai tujuan karena datangnya menjelang maghrib. Takut pulang kemalaman, jalanannya juga gelap dan sepi. Sepanjang jalan hanya bukit dengan turunan atau tikungan yang tajam. Jadi ekstra hati-hati melewatinya.

Jadi jarak yang aku tempuh adalah dari kota Mataram ke Lombok Barat paling ujung barat sekitar satu setengah jam. Kami berangkatnya jam setengah enam. Bayangkan sudah gelap dan seram sampai di sana.

Namun , pemandangan senja di pantainya sungguh indah. Seperti dulu aku sering melihat di lukisan-lukisan. Ternyata kenyataanya lebih dari sekedar indah.

Pencapaian di Tahun 2020

pencapaian tahun 2020

Sebenarnya aku bukanlah tipe yang harus memiliki target atau rencana tahunan. Tapi entah mengapa di akhir tahun 2019 aku membuat rencana dan target yang tidak harus terjadi sampai wah sekali. Apa saja target aku di tahun 2020?

  • Memiliki Teman


Teman bagi anak rantau sangatlah berarti. Aku merasakannya betapa meresahkannya tidak memiliki teman sama sekali. Meski aku suka sekali jalan-jalan sendiri. Aku pun memiliki teman di dunia nyata sayangnya aku belum bisa beradaptasi. Bayang-bayang pertemanan sebelumnya sangat mempengaruhiku.

Meski begitu aku tidak hanya diam saja. Aku tetap mencari teman tapi tidak muluk-muluk harus sama persis seperti dulu. Sampai akhirnya aku bertemu teman secara maya atau online. Apalagi pandemi menyerang negeri ini. Teman onlinelah yang mendekat dalam kehidupanku.

Tidak pernah terbayangkan akan memiliki teman dari berbagai macam daerah dengan latar belakang sangat berbeda denganku. Akan tetapi memiliki kesamaan tujuan dan cita-cita. Yaitu menulis dan membaca buku.

  • Menulis Buku


Aku ada ketertarikan untuk menekuni dunia tulisan. Aku pun berharap bisa menghasilkan karya tulisan. Sayangnya aku tidak tahu harus bagaimana caranya. Tapi Allah tidak meninggalkanku sendirian dalam kebingungan.

Dari awalnya menulis di instagram kemudian merambah ke blog. Blog yang sudah aku buat dari tahun 2015 ini sama sekali tidak pernah aku isi dengan tulisan. Sekedar ingin tapi tak pernah terlaksanakan.

Sebelum berakhir tahun 2020 aku menemukan jalan lain untuk tidak menggebu-gebu atau memaksakan harus terjadi karya satu buku. Allah berikan jalannya menjadi antologi dari One Day One Post atau ODOP. Meski belum dicetak, tapi aku ada harapan bahwa aku bisa.

Teruslah bergerak meski pelan agar Allah dan semesta akan membantunya. Kita tidak tahu jalan mana yang akan dilewati. Hanya dari online aku bertemu orang-orang yang mau konsisten menulis. Bertemu dengan orang-orang yang sudah ahli berkecimpung di dunia tulis menulis.

  • Bergabung dalam Komunitas


sudah terbiasa bersama sebuah komunitas, rasanya hampa ketika tidak ada perkumpulan atau obrolan tentang komunitas. Dari hobi membaca akhirnya bisa bergabung dengan berbagai macam komunitas online.

Semua serba online, dari pembelajarannya, diskusi, mengerjakan tugas, semuanya online. Aku kira hanya mereka yang sekolah bisa ikutan zoom meeting atau google meet atau google classroom. Ternyata aku pun bisa menikmati semuanya.

Ini lah beberapa hal yang aku rasa adalah sebauh pencapainku dalam 2020. Nah sekarang bagaimana untuk 2021?

Harapan Tahun Baru 2021


Harapan tahun 2021

Aku merasakan betapa dasyatnya memiliki rencana dan tujuan hidup. Dengan catatan tidak berfokus pada hasil melainkan prosesnya. Jika kita menikmati prosesnya meski berat insya Allah semua akan terlewati dengan baik.

Harapanku secara umum terutama di dalam dunia tulis menulis, yaitu :

  • Memiliki Antologi atau Buku Solo


Mungkin untuk buku solo masih berat untukku. Maka aku akan mencoba di antologi. Semoga aku menemukan peluang yang ada di depan mata.

  • Mengikuti dan Menang Lomba Blog


Semoga dengan adanya blog aku ini. Aku bisa memenangkan perlombaan. Semua ini bisa tercapai asalkan aku tidak berleha-leha. Tetap belajar dan mau dikritik.

  • Blog Menjadi Ladang Penghasilan


Ini adalah salah satu harapanku di masa depan. Jika aku menjadi ibu rumah tangga tidak perlu kerja di luar. Semog blog adalah jalanku untuk mendapatkan penghasilan.

  • Mengikuti Kelas Menulis


Kelas menulis baik untuk blog, karya fiksi maupun non fiksi. Karena aku merasa masih banyak ilmu yang tidak ku ketahui. Meski banyak sekali ilmu yang masuk, tetap saja aku tidak tahu apa-apa.

Demikanlah harapan tahun baru 2021 yang ingin aku capai. Semoga Allah dan semesta membantu. Dipertemukan dengan orang-orang yang saling mendukung. Terus bersama orang-orang yang ada saat ini. 
Viandri
Seorang perempuan yang menikmati perjalanan. Suka berpergian sendiri. Selalu percaya bahwa Sang Pencipta tidak pernah meninggalkan sendirian.

Related Posts

Post a Comment

Follow by Email