JurnalViandry

Keseruan Teman Online Lintas Generasi

4 comments
Keseruan teman online lintas generasi

Hai teman, bagaimana kabarnya? Adakah yang bertambah teman online lintas generasi di masa pandemi ini? Kalau iya, kita samaan. Pandemi membuat kita tidak saling berjumpa secara fisik. Kita hanya bisa bertemu lewat online saja.

Aku pun tak pernah membayangkan akan berteman online banyak sekali. Aku kira tidak akan mendapatkan kelas online. Dalam hatiku hanya orang-orang sekolahlah yang bisa menikmati kelas online. Tanpa aku sadari Tuhan takdirkan untuk mengikuti banyak kelas online maupun webinar.

Pemakain aplikasi tatap muka yang tak pernah aku bayangkan sudah tertanam di gawaiku. Sebagai seorang pekerja yang lebih banyak bersentuhan secara langsung mendadak sepi senyap tanpa kegiatan. Bagaimanapun harus memaksakan diri untuk merambah dunia online.

Dari satu kegiatan online merambah ke berbagai kegiatan lainnya. Dari kenal hanya satu teman dekat bertambah lebih dari yang aku bayangkan. Dari yang tidak pernah punya kenalan di daerah tertentu sampai bertemu yang tinggal di luar negeri. Bersyukur lah atas kehadiran mereka.

Bisakah kita langsung mengenali mereka ketika masuk grup whatsapp? Pastinya tidak, kecuali pernah bertemu di kenyataan. Semuanya menganggap kakak dari umur berapapun. Bahkan bisa dua kali lipat dari umur kita. Siapa yang akan tahu? Kecuali teman online itu sendiri yang memberikan info atau melihat di sosial medianya.

Aku memiliki pengalaman dan apa yang aku rasakan berteman online dari berbagai umur. Akan aku catat beberapa bagian. Selengkapnya baca tulisan ini sampai selesai, ya.

Cara Memiliki Teman Online Lintas Generasi

mencari kegiatan online

Aku tidak pernah mencari cara untuk mendapatkan teman online lintas generasi. Tapi dari pengalamanku agar bisa berteman dengan beda generasi aku akan beritahukan pada teman semuanya. Caranya yaitu :

  • Aktif Komen di Sosial Media


Bagaimana bisa kita memiliki teman jika tidak pernah berinteraksi sebelumnya? Sama seperti kita berteman di dunia online. Harus menyapa untuk bisa berteman. Menyapa dalam dunia online adalah dengan memberikan komentar atau tanggapan.

Misalnya mengomentari status cerita instagram atau whatsapp. Aktif komen di postingannya. Komennya jangan pernyataan semuanya. Buatlah pertanyaan yang mengarah untuk diskusi. Jadi nanti akan berlanjut obrolan lainnya. Komentarnya jangan sekali saja, tidak terlalu ditanggapi. Seringlah memberikan komentar.

  • Ikut Kegiatan Online


Cara ini yang paling jitu menurutku. Karena obrolan akan sangat panjang dan intens karena memiliki persoalan dan tujuan yang sama. Interaksi pun akan panjang, bisa sering pula. Misalnya karena ku suka baca buku maka ikutan komunitas. Dalam komunitas itu ada grup whatsappnya. Nah dari sinilah akan kita temukan teman online. Carilah kegiatan yang tidak ada batas usianya.

Dua cara ini yang pernah aku lakukan untuk mendapatkan teman online. Untuk saling ngobrol bahkan sampai berbagi cerita. Kalau kita berbuat baik insya Allah akan bertemu dengan teman daring yang baik juga. Niatkan di hati yang baik-baik agar lancar pertemanan hehe.

Tips Berteman Online Beda Generasi

saling menghormati teman online

Perteman daring yang hanya bisa komunikasi lewat panggilan video atau pesan singkat saja. Kadang kala menimbulkan salah paham. Perbedaan makna, beda budaya, beda latar belakang dan lain sebagainya. Bukan berarti kita mundur kalau ada persoalan. Sehingga tidak mau berteman karena hal ini.

Aku akan berikan tips yang semoga bermanfaat, yaitu :

  • Hormati Berapapun Umurnya


Hormati umur teman daring kita berapapun itu. Misalnya dia dibawah umur kita, perlakukan dengan panggilan kakak. Ikuti panggilan teman kita yang disukai. Misalnya karena umurnya jauh banget dari kita inginnya di panggil pak atau ibu. Tidak apa-apa. Atau maunya dipanggil dek karena umurnya di bawah kita. Tapi untuk pertama kali lebih baik panggil kakak.

Nama belum tentu sesuai dengan gender. Misalnya ada namanya Kiki, bisa jadi ini laki-laki atau perempuan. Jangan asal panggil mba atau mas hehe. Siapa tahu dia bukan orang Jawa. Misalnya dari Sunda yang dipanggil akang dan teteh. Jangan gila hormat pada teman lainnya. Berteman sewajarnya lah. Mentang-mentang paling paham atau paling tua jadi meminta orang lain harus menghormatinya secara berlebihan.

Kakak adalah panggilan umum untuk semua umur dan gender. Lebih memudahkan kita untuk akrab dengan teman baru.

  • Gunakan Bahasa yang Sopan


Bahasa dalam pesan tidak memperlihatkan emosi si pemberi pesan secara jelas. Karena tidak ada ekspresi yang bisa dilihat. Misalnya ketika menjawab teman yang tidak paham materi, jangan dijawab dengan ketus atau seperti merendahkan. Jawablah dengan sopan dan sabar.

Bisa jadi pesan yang kita anggap biasa saja dengan teman-teman nyata akan berbeda dengan teman online kita. Apalagi kita tidak tahu kondisi yang sedang dihadapi oleh teman kita di dunia nyata. Misal terlanjur jadi salah paham, kita jelaskan pula dengan baik-baik.

Kata bosku dulu, bahasa itu gratis. Maka pergunakanlah semestinya agar tidak membuat orang lain kebingungan atau salah paham.

  • Bercanda Sewajarnya


Bercanda pasti akan kita gunakan pada saat berteman. Aku pun suka bercanda dengan teman grup. Nah aku takutnya kelewatan. Kalau suka bercanda harus terima jika diingatkan karena berlebihan.

  • Fokus Obrolan Sesuai Keberadaan Grup atau Kapasitas Teman


Grup berisi tentang makanan malah obrolannya tentang kendaraan pribadi. Kecuali memang ada forumnya. Kalau obrolan biasa jangan terlalu berlebihan. Siapa tahu ada yang risih akan obrolan yang sedang kita jalani.

Kita tahu teman kita sukanya make up, lah kita malah ajak obrolan makanan yang tidak dipahami oleh teman. Jadi fokuslah pada tema dan kapasitas teman yang kita ajak berbicara. Dengan ini tidak ada ketimpangan obrolan.

  • Pamerlah pada Tempatnya


Kalau grup kita sudah terbiasa dengan pamer itu tidak masalah. Lah sudah pamer tapi tidak sesuai dengan tempatnya membuat risih orang lain.

Keseruan Berteman Lintas Generasi

teman online yang asyik

Aku tipe orang yang berteman jarang banget sebaya. Kalau tidak tua yang lebih mudah dari aku. Entahlah kenapa aku suka bertemannya seperti itu. Sejak online aku tidak pandang bulu, siapaun aku berteman. Baik sebaya maupun tidak.

Marilah kita bahas keseruannya :

  • Teman Lebih Tua Kaya Akan Pengalaman


Menyimak kisah yang lebih dulu lahir akan memberikan pengalaman yang tak terduga. Kita juga bisa melihat sudut pandang lain terhadap sesuatu.

  • Semangat dari Teman Lebih Muda


Semangat dari orang yang lebih muda akan memberikan dampak positif bagi kita. Kita kan berpacu dengan semangatnya. Energi kita pun akan bertambah muda hehehe.

  • Banyak Ilmu Kehidupan


Ilmu itu tidak hanya yang formal saja. Berteman dengan berbeda generasi akan menambah ilmu kehidupan yang penting untuk kita ambil. Kalau lebih tua dari kita, bisa belajar untuk menghadapi hal-hal yang akan terjadi pada saat kita berumur seperti teman. \

  • Bertambah Perteman Nyata


Teman maya kan dari berbagai daerah. Siapa tahu punya teman yang satu daerah dengan kita. Bisa juga temannya teman maya bisa menjadi partner usaha. Seru kan, jadi tambah silaturahminya.

  • Berbagi Cerita dari Lucu sampai Sedih


Manusia kan suka sekali dengan bercerita. Maka dengan memiliki teman maya bisa saling bercerita masa lalu, sekarang atau masa depan. Kadang hal-hal lucu sampai sedih di masa lalu teman-teman. Meski sedih tidak berarti kita harus ikutan bersedih. Karena kadang kisah sedihnya sudah lewat hehe.

Demikianlah yang bisa aku ceritakan pada teman tentang teman online lintas generasi. Semoga bermanfaat untuk teman. Boleh juga menambahkan pengalamannya di kolom komentar. Terima kasih. 
Viandri
Seorang perempuan yang menikmati perjalanan. Suka berpergian sendiri. Selalu percaya bahwa Sang Pencipta tidak pernah meninggalkan sendirian.

Related Posts

4 comments

  1. Yaudah aku dipanggil dek aja kwokwok /plak
    Ini relate banget sih hehehe makasih kak artikelnya sangat menghibur xD

    ReplyDelete
  2. Setuju kA, cara2 nya menarik untuk di coba hehe.
    Askinya aku emang lebih nyaman sama temen online deh kyaknya hihi.

    ReplyDelete
  3. Setuju mba, dulu kayaknya aneh banget kalau berteman dengan lintas generasi. Tapi sejak banyak forum online jadi mulai terbiasa dan ya seru-seru aja

    ReplyDelete

Post a Comment

Follow by Email