Program Bahas Buku OWOB yang Sayang untuk Dilewatkan

8 comments
Program bahas buku OWOB

Program bahas buku OWOB kegiatan yang tak pernah terlintas dibenakku dulu. Aku memang suka baca buku. Sayangnya sudah vakum ketika mau akhir kuliah. Tidak membaca buku yang aku suka, paling juga baca buku buat referensi skripsi.

Baru tahun 2019 akhir aku kembali lagi membaca buku. Aku bisa merasakan manfaatnya sampai sekarang. Kawan juga bisa baca tips agar membaca satu minggu satu buku. Pokoknya ada niat baik yang ingin kita lakukan insya Allah, Allah akan memberikan jalan-Nya.

Nah sebelum bahas ke programnya. Aku mau cerita dulu nih. Aku tipe orang yang suka diam di keramaian, paling bingung kalau gak kenal siapa-siapa. Apalagi ini teman-teman daring. Tidak ada yang kenal sama sekali dari awal bahkan dunia nyata pun tak kenal. Maka ketika OWOB mengadakan program bahas buku, disitulah aku mulai memberanikan diri.

Teman-teman grup itu baca bukunya bukan lagi yang sebiji dua biji. Mereka banyak sekali target tahunannya, belum lagi posting foto bukunya keren-keren. Apalah aku yang baru mulai membaca. Karena alasan itulah aku mencoba jadi pengulas buku di grup. Agar aku bisa lebih mengenal banyak teman-teman di grup.

Awalnya aku takut sih kalau garing dan tidak ada yang bertanya. Kan aku member baru banget. Ternyata kekhawatiranku hilang. Dan aku bersyukur banget pernah mencobanya. Ternyata aku bisa ngobrol di tengah orang-orang yang tak ku kenal. Dari situlah aku memiliki banyak teman daring lagi.

Aku menantang diri agar tidak membiarkan kesempatan untuk tampil di depan umum pergi begitu saja. Karena aku ingin membuang ketakutanku di depan umum dan mendapatkan kritikan. Karena hidup itu tidak hanya tentang kesenangan dan pujian saja. Jadi aku akan ulas sedikit tentang progam OWOB ini.

Bahas Buku OWOB yang Membuatmu Bertambah Wishlist


Alur untuk diskusi buku

Dari tadi aku bahas tentang OWOB, sebenarnya OWOB itu apa sih? OWOB : One Week One Book sebuah singkatan untuk komunitas Gerakan One Week One Book. Komunitas baca buku online.

Bahas buku adalah kegiatan untuk mendiskusikan buku yang sudah selesai dibaca oleh member. Agenda kegiatan dan lain sebagainya akan aku tulis dalam bentuk pertanyaan. Sebagai berikut:


Bagaimana cara menjadi pengulas di diskusi buku?


Untuk bisa menjadi pengulas buku adalah mereka yang member komunitas. Ini adalah syarat mutlak. Jadi kalau temen-temen bukan member itu tidak bisa menjadi pengulas di bahas buku. Kalau mau menjadi bintang tamu boleh, tapi programnya beda.

Caranya mendaftaranya :

  • Hubungi admin PJ bahas buku.
  • Tentukan judul buku.
  • Buku bebas genrenya
  • Boleh ebook atau fisik asal sudah selesai dibaca

Setelah selesai mendaftar tunggu kabar dari PJ untuk tanggal, hari dan jam. Jika tidak berkenan dengan waktunya bisa milih kok hehehe. Karena dulu pas aku jadi pengulas pun begitu. Minta hari langsung wkwkwk. Karena kan kita yang mau diskusi, kalau tidak bisa masa maksain setuju dengan PJ. Ternyata nggak seseram bayangan ketika mendaftar.

Siapa saja yang menjadi peserta bahas buku?


Bagi kawan yang bukan member komunitas bisa ikutan menjadi peserta saja. Jadi untuk jadi pengulas bisa siapa saja, tidak hanya member komunitas. Cara untuk bergabung bisa DM di instagram @gerakan_1week1book.

Kapan dan di mana kegiatan diskusinya?


Kegiatan diskusinya berada di grup whatsapp. Sering kali kegiatan diskusi di jam 19.00 WIB. Atau di atas jam itu. Jadi bisa sambil rebahan. Karena butuhnya adalah mengetik saja. Selama aku mengikuti kegiatan ini belum pernah di sore hari atau di waktu sibuk. Menurutku sih waktu setelah maghrib itu lebih nyaman.

Kegiatan diskusi biasanya berlangsung selama satu jam. Misal mau lebih itu terserah dari moderator dan pengulas.

Bagaimana proses diskusinya?


Diskusinya tidak ada standar umum dari PJ. Yang penting keaktifan peserta untuk mengikuti alur diskusi. Alurnya seperti dibawah ini :

  1. Moderator akan membuka kegiatan, memperkenalkan diri dan memperkenalkan pengulas.
  2. Pengulas memperkenalkan diri dan menyapa peserta.
  3. Pengulas memberikan info data buku dan isi ulasannya. Tulisan ulasan itu murni dari pengulas bukan mengambil dari orang.
  4. Isi ulasan tentang alur buku tersebut atau poin-poin yang dibahas dalam buku.
  5. Setelah itu proses tanya jawab.
  6. Jika waktunya sudah berakhir dan tidak ada pertanyaan, selesai sudah kegiatan.
  7. Terakhir setiap pengulas pasti memberikan quote favorit dari isi bukunya.

Kesan dan Alasan Membahas Buku


Poster bahas buku OWOB

Untuk menambah bahan tulisanku ini. Aku mewawancarai beberapa yang sudah pernah jadi bintang. Agar tidak hanya dari sisi aku saja hehehe. Kalau dari aku sendiri kesan yang aku dapatkan adalah rasa lega karena sudah memberanikan diri, senang karena ada yang merespon dan juga buku yang kita sukai bisa meracuni bacaan teman-teman hehe.

Kak Nurul dengan akun @nurulbacabuku

Kata Kak Nurul nih, kegiatan diskusinya seru. Dia ingin membahas buku karena bukunya menarik banget. Buku yang dibahas itu tentang sudut pandang jomblo dengan judul Jomblo Sebelum Nikah karya Ahmad Rif’ai Rif’an.

Kak Desti dengan akun @tidestiasti

Kak Desti membahas buku dengan genre pengembangan diri. Judul bukunya Jangan Membuat Masalah Kecil jadi Masalah Besar karya Ricard Calson. Kesan yang didapatkannya senang bisa sharing tentang buku. Teman-teman antusias bertanya, tertarik dengan bukunya sampai ada yang wapri minta tambahan info. Apalagi dengan adminnya yang aktif hadir pula.

Kak Ayu dengan akun @ayuyupertiwi

Buku yang dibahas tentang zero waste. Kesannya meski buku nonfiksi yang dibahas tapi antusias teman-teman membuatnya senang. Apalagi dapat wawasan baru dari sesii QnA. Juga dapat rekomendasi buku-buku dengan tema sejenis.

Kak Yuni dengan akun @yuni_warjui

Kalau kakak ini sudah tiga kali menjadi pengulas. Karena senang bisa memberikan hal positif lewat buku. Kak Yun juga orangnya suka ngobrol, makanya senang banget bisa ngobrolin buku yang ia sukai. Meskipun tidak semua orang suka tidak masalah baginya. Pertama kali mengulas novel tentang obesitas, katanya ia ingin melihat suaminya diet hehehe. Doakan saja semoga dilakukan.

Terakhir ada Kak Sulis dengan akun @sulistyopkl

Alasan Kak Sulis itu ingin aktif di grup, melatih keberanian dan komunikasi, ingin dikenal sama teman-teman lainnya biar populer juga hehehe. Terakhir berbagi wawasan atas buku yang dibacanya.

Ini hasil wawancara dengan teman-teman. Ini tidak semuanya aku wawancarai hehe.

Ada catatan buat teman-teman lainnya yang belum pernah mengulas, yaitu :

*Jalanin saja dulu siapa tahu cocok kata Kak Ayu

*Kalau ada buku yang keren dan topiknya kamu sukai banget, bahas di grup dong biar makin banyak yg keracunan kata Kak Nurul.

Wah ternyata mewawancarai teman-teman buatku deg-degan. Semoga hasil tulisanku tidak begitu mengecewakan yang kawan.

Beberapa teman mengatakan untuk pertama kali mengulas itu deg-degan. Ternyata tidak hanya aku. Teman-teman yang aku wawancarai di atas mereka adalah bookstagram. Jadi kalau cek di akun masing-masing feednya rapi dan indah dipandang. Beda sama aku yang masih baru hehe.

Sekian dulu ya ulasan program bahas buku OWOB. Semoga memberikan sedikit gambaran keseruan diskusi dan membuatmu tertarik ikutan. 

Related Posts

8 comments

  1. Wahh kayaknya seru kegiatannya meskipun online

    ReplyDelete
  2. Ilmu baru lagi bagiku nih...

    ReplyDelete
  3. Wahh aku baru tau kl komunitas ini ada WAG nya juga, Selama ini cuma tahu di IG dan kukira pun utk jadi membernya cuma repost banner di akun kita sendiri.
    Ternyata ada diskusi gini ya.
    Hmm, baru tau aku.
    Siip, bs dipertimbangkan ini :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. dulu juga awalnya tidak tahu kak, baru tahunya setelah ikutan agendanya

      Delete
  4. tulisannya mengingatkan aku yang baru aja dapat dm instagram dari owob karena aku udah 1 bulanan gak ada posting review buku lagi jadi nomor membernya dihapus hiks

    ReplyDelete

Post a Comment

Follow by Email