JurnalViandry

Pantai Selong Belanak Lombok Tengah

Post a Comment
Pantai Selong Belanak Lombok Tengah

Hari libur aku diajak temanku untuk menikmati keindahan pantai Selong Belanak Lombok Tengah. Liburan saat pandemi ini sebenarnya membuatku waswas. Apalagi ke pantai yang biasanya banyak pengunjungnya. Tapi alhamdulillahnya tidak banyak pengunjung.

Tinggal di Lombok membuatku sering pergi ke pantai. Terutama yang dekat dengan Kota Mataram. Banyak pantai dekat yang cukup lumayanlah untuk mendengarkan debut ombak dan melihat luasnya pantai. Aku suka menghirup aroma pantai dan musik yang diberikan oleh alam.

Tidak seperti biasanya yang hanya menempuh menit untuk sampai ke pantai. Ke Selong Belanak ini harus menempuh kurang lebih 35 km dari kota Mataram. Waktu tempuh menggunakan motor 1,5 jam. Karena temanku sudah lama tidak pernah mengunjungi pantai ini. Jadi hampir 2 jam lebih dengan nyasar dulu.

Daya Pikat Pantai Selong Belanak


Aku pergi jauh-jauh ke sana pastinya karena pantainya yang memikatku untuk datang. Berbeda dengan pantai yang ada di Mataram.


1. Pasir Putih


Pasir putih mengelilingi pinggiran pantai dengan kilauannya yang indah. Jarak antara daratan dan pantainya pun agak jauh. Berbeda dengan pasir hitam yang jaraknya hanya beberapa meter saja. 

Mulai mendung di sekitar wilahnya pantai
Ketika aku ke sana mau hujan

2. Ombaknya yang Kecil


Banyak anak kecil yang mandi tanpa pengawan orang tua disampingnya. Karena ombak ini tidak begitu besar untuk ditakuti.

3. Tempat Belajar Surfing


Kan ombaknya kecil koq bisa buat belajar surfing? Hal inilah yang cocok untuk belajar surfing anak-anak. Jadi tidak perlu takut akan diseret ombak. 

Mendung mulai melanda pantai
ketika hujan mulai melanda

4. Banyak Turis Asing


Bagi yang mau mengasah speaking bisa nih main ke Selong Belanak. Tapi di pandemi ini sangatlah jarang turis asing berdatangan. Atau untuk menambah teman orang asing. 

Berjemur di pantai selong belanak
inilah tempat untuk berjemur, perbedaan dengan daerah yang mau hujan

5. Keindahan Bukit-bukitnya


Sekitar pantai banyak bukit yang menjulang tinggi. Aku rasa seperti kita masuk dalam goa besar. Sehingga kehidupan hanya ada di pantai itu saja.

6. Banyak Kedai



Kedai yang berderet ini sangat membantu pengunjung


Dengan adanya kedai memudahkan kita untuk melepas dahaga maupun perut keroncongan.

Karena musim hujan jadi kita bisa melihat awan yang gelap, hujan, petir di wilayah lainnya. Ketika hujan di pantainya, benar-benar hanya warna putih tulang yang terlihat. Semua bukitnya, kapal yang sedang di pantai pun tak terlihat.

Inilah pantai Selong Belanak Lombok Tengah yang aku kunjungi penuh perjuangan melalui jalan yang naik turun dan membelah bukit.


Ketika hujan deras menutupi pemandangan
pemandangan yang akan kamu lihat jika hujan deras sekali
Viandri
Seorang perempuan yang menikmati perjalanan. Suka berpergian sendiri. Selalu percaya bahwa Sang Pencipta tidak pernah meninggalkan sendirian.

Related Posts

Post a Comment

Follow by Email