JurnalViandry

Rahayu Sumarah

7 comments
rahayu sumarah
Perempuan sialan mengapa harus diam dengan segala keadaan. Rahayu gadis yang  baru ditinggal suaminya. Suami terakhirnya meninggal dengan cara mengenaskan. Ia mati tertindih truk tronton yang sedang melaju di depan rumahnya.  Semua isi kepalanya muncrat, ususnya keluar menjalar disekitar badannya. Kisah yang tragis.

Rahayu sudah menikah  sampai empat kali, dari umur 15 tahun. Setiap pernikahannya hanya bertahan dua tahun.  Selalu saja berpisahnya bukan karena perbedaan pendapat atau sudah tidak suka lagi. Semua suaminya mati. Jadi Rahayu selalu menjadi janda ditinggal mati.

Pernikahan Rahayu bukanlah keinginannya. Ia gadis lugu yang tinggal di lereng gunung. Orang tuanya hidup berkecukupan tidak kurang suatu apa. Sayagnya masyarakat memiliki kebiasaan kalau ada anak gadis harus segera dinikahkan jika sudah datang tamunya. Rahayu tak bisa memilih dengan siapa ia harus menikah. Semua gadis yang ada di kampungnya juga merasakannya. Tidak heran jika menemukan janda masih muda atau umur kurang dari dua puluhan sudah memiliki tiga anak atau sudah kawin berkali-kali.

Mengapa di desanya tidak mengikuti jaman yang mengkampanyekan hak perempuan harus diakui oleh semua pihak? Karena perempuan di desanya tidak bisa melanjutkan sekolah. Meski ia anak orang terpandang di desanya. Tetap menikah di usia muda. Yang bersekolah tinggi adalah anak laki-laki. Meski mereka pintar pun tak  membawa perubahan untuk desanya. Memilih merantau atau kawin dengan perempuan di luar desanya. 

Rahayu bisa keluar dari desanya setelah ia menikah dengan suami terakhirnya. Ia diboyong suaminya di kota penuh pabrik. Suaminya seorang buruh pabrik yang sangat perhatian dengan Rahayu. Sayang ia meninggalkannya dengan cepat.

Mengapa Rahayu bisa menikah berkali-kali? Aib keluarga jika ada janda di rumah orang tuanya. Mungkin juga Rahayu pembawa malapetaka bagi suaminya. Maka beruntunglah ia bisa keluar dari desanya.

Rahayu sendiri di kamar kontrakannya yang baru dirasakan setahun  bersama suaminya. Ia masih tertatih dengan pergerakan orang-orang yang katanya modernisasi. Sayang sekali suaminya belum sempat membawa Rahayu melihat-lihat semua hal yang ada di tanah rantau. Mungkin kembali ke desanya adalah pilihan terbaiknya. Dan Rahayu masih sama sebagai aib keluarga.

 

#ODOP

#OneDayOnePost

#ODOPChallenge5

Viandri
Seorang perempuan yang menikmati perjalanan. Suka berpergian sendiri. Selalu percaya bahwa Sang Pencipta tidak pernah meninggalkan sendirian.

Related Posts

7 comments

  1. Rahayu jangan balik lagi nanti kamu disuruh nikah lagi uwaaa, sukses bikin aku baca sampai akhir kak ><

    ReplyDelete
  2. Beneran masih ada kampung seperti desa Rahayu ini? Kok kasihan ya, perempuan masih dianggap rendah

    ReplyDelete
  3. Rahayu tetap stay di kota aja.. Jangan balik ke kampung.. Belajar peradaban kota.. Nanti bisa sukses kok.. Pelan" aja

    ReplyDelete
    Replies
    1. Saya juga berharap begitu. Sayang banget kalau balik kampung.

      Delete
  4. Kasian juga kalo ini nyata.. udah bukan lagi zaman siti nurbaya 😪

    ReplyDelete

Post a Comment

Follow by Email