JurnalViandry

Gagal Pulang

16 comments

gagal pulang
Pulang bagi Vani adalah setiap liburan saja. Dulu sewaktu kuliah ia hanya pulang ketika libur semesteran dan libur lebaran. Selebihnya jarang sekali untuk pulang. Masih syukur dia mau pulang, meski hanya seminggu di rumah. Dasar anak gak tau diri. Masa gak mau bantuk orang tuanya di rumah. Tapi apalah daya kedua orang tuanya, sudah terlanjur dibiarkannya dari dulu.

Apakah Vani pernah berencana pulang? Pasti ada. Dasar Vani si gadis tanpa rencana. Waktu itu ada libur tiga hari berturut-turut, teman-teman Vani sudah memilih rencana untuk berpergian. Ada yang pulang kampung, ada pula yang di rumah saudara dan ada yang memilih aktifitas saja. Vani tak ada kegiatan apapun, niatnya mau diam saja di kostan. Itu rencana awalnya.

Lama-kelamaan Vani mikir, kalau tiga hari tanpa tujuan buat apa diam di kostan. Akhirnya pada malam hari sebelum libur, Vani memilih untuk pulang. Namanya liburan pasti tiket sudah banyak yang dipesan, ia telat sampai loket. Bodohnya dia gak cepat-cepat untuk beli. Pulang gak seru kan kalau gak bawa oleh-pleh. Saking asyiknya nyari oleh-oleh, lebih tepatnya mikir mana yang tepat untuk dibeli. Alhasil habislah tiket kereta.

Dasar anaknya gak mau menyerah, sudah terlanjur di stasiun lebih baik menunggu tiket hangus dari orang lain. Sambil menunggu jam keberangkatan dan peluang ada tiket batal keberangkatan, ia mencoba mengobrol dengan seorang perempuan.

Ternyata gadis yang diajak mengobrol adalah seorang dosen di salah satu kampus negeri di Jawa. Satu jalur perjalanan hanya beda kereta, ia turun duluan sebelum Vani. Setelah ngobrol panjang lebar. Sampai keberangkatannya si dosen, Vani tak tau siapa namanya. Ia sebenarnya sudah memikirkan akan naik kereta yang sama, tapi dipikir-pikir lagi bakal ribet. Setelah turun dari kereta, ia harus ke terminal, dari sinilahdia bisa pulang ke desa. Di pikir lagi, habis waktu liburannya di jalan. Jadi ia hanya menitipkan bolu susu yang tadinya buat keluarganya, ia berikan pada gadis dosen.

Akhirnya daripada menunggu tak pasti, Vani  pulang dengan membawa hadiah buat orang tuanya. Apakah Vani kapok pulang tanpa rencana? Tidak.

Vani pernah mau pulang pakai bis pagi hari, tapi semua tiket bis sudah habis sampai keberangkatan malam hari. Jadilah Vani kembali ke kostan dengan membeli tiket esok harinya.

#ODOP

#OneDayOnePost

#ODOPDay23

Viandri
Seorang perempuan yang menikmati perjalanan. Suka berpergian sendiri. Selalu percaya bahwa Sang Pencipta tidak pernah meninggalkan sendirian.

Related Posts

16 comments

  1. Tak kenal menyerah, patut diteladani juga skill komunikasi dan keberaniannya...


    Uwwwu pagi-pagi dapet sarapan bergizi~

    ReplyDelete
    Replies
    1. Terima kasih kak..
      Iya, tuh si Vani kenal kagak diajak ngobrol.

      Delete
  2. Ini cerpen kah?
    Narasi ya kak, tanpa dialog.
    Yah, semua penulis memang punya karakteristik masing². Semangat yaa

    ReplyDelete
  3. Amat spontan sekali ya vaninya 😂

    ReplyDelete
  4. vani, gambaran gadis masa kini.. hehe

    ReplyDelete
  5. Wah, vani ... Just let it Flow ya Van. . . 😊

    ReplyDelete

Post a Comment

Follow by Email